Skip to main content

follow us

Deposito merupakan salah satu produk perbankan yang biasanya suku bunga nya lebih besar daripada tabungan biasa. Deposito sangat cocok digunakan sebagai bahan investasi bagi investor pemula. Simpanan dalam bentuk deposito hanya bisa diambil jika waktu yang telah disepakati telah sampai. Jangka waktu simpanan deposito biasanya 1, 3, 6, 12 atau 24 bulan sesuai dengan kesepakatan awal antara pihak bank dan nasabah. Bunga yang akan didapat oleh nasabah juga biasanya telah disampaikan di awal oleh pihak bank.



Jika nasabah ingin mengambil uang yang telah didepositokan di bank sebelum jatuh tempo yang telah disepakati diawal maka biasanya bank akan membebankan potongan kepada nasabah tersebut. Namun jika pemilik deposito tidak ingin mengambilnya meski telah melewati waktu yang telah ditentukan maka akan secara otomatis diperpanjang dalamistilah lain disebut ARO (Automatic Roll Over.

Sebelum anda melakukan simpanan di bank dalam bentukdeposito sebaiknya anda pahami dahulu tentang kekurangan dan kelebihan deposito.

Kekurangan deposito :
1. Nasabah tidak bisa mengambil uang sebelum jatuh tempo. Jika memaksakan ingin mengambilnya maka akan dikenakan potongan atau pinalti.

2. Lemah terhadap inflasi. Jika inflasi meningkat maka secara tidak langsung deposito seakan tidak ada artinya karena nasabah juga harus terbebani juga dengan pajak deposito yang harus dibayar sementara suku bunga deposito tidaklah besar hanya berkisar 3-5% saja.

3. Pemilik deposito tidak bisa terlibat langsung terhadap dana yang di depositokan, nasabah tidak tahu bentuk pengelolaan oleh pihak bank. Hal ini mengakibatkan nasabah tidak bisa meningktkan nilai investasinya

4. Deposito merupakan bentuk investasi yang memberikan imbal hasil paling sedikit dibandingkan dengan bentukinvestasi lainnya.

Kelebihan deposito:
1. suku bunga yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan dengan bentuk tabungan biasa. sehingga nasabah akan mendapatkan uang yang lebih daripada menabung di tabungan biasa.

2. Minim resiko kerugian. Tentunya hal ini hanya berlaku untuk bank-bank yang telah terdaftar di LPS (lmbaga penjamin simpanan). Jika anda menyimpan deposito di bank yang telah terdafar di LPS maka uang anda akan di diawasi oleh lembaga tersebut. jika sewaktu waktu bank tersebut bankrut maka lembaa ini akan menjamin dana nasabah hingga nilai 2 miliar dengan suku bunga maksimal 7,5% di setiap bank.

3. Sebagai investasi yang paling aman. hal ini dikarenakan nilai pokok dari uang yang di depositokan tidak akan berkurang berbeda dengan bentuk investasi lainnya seperti saham dan obligasi yang bisa saja mengalami penyusutan atau pengurangan dan sangat bergantung pada kondisi pasar.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar